Gelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan, Kapolda Kaltim Akan Tindak Tegas Pelaku Karhutlah

BALIKPAPAN, Poldakaltim.com,- Dalam rangka mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah kaltim tahun 2018, Polda Kalimantan Timur menggelar Apel Pasukan Gabungan Kesiapsiagaan yang diikuti oleh TNI-Polri, BPBD, Basarnas, dan BPK dari berbagai wilayah Kaltim, bertempat di Lapangan Merdeka Balikpapan Gubernur Kaltim H. Awang Faroek Ishak memimpin langsung pelaksanaan apel ini, Jumat (07/09/2018).

Kegiatan terkait penanggulangan Karhutla bukan hal yang asing, dengan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya dengan kondisi tersebut praktis dapat mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan agar berkurang bahkan mungkin tidak terjadi, sama hal nya di tahun 2018 ini kita bisa meminimalisir dan mencegah karhutla agar tidak terjadi.

Tentunya kegiatan penangulangan karhutla ini membutuhkan suatu kerja keras agar semuanya pihak dapat terlibat khususnya masyarakat yang di wilayah Kalimantan Timur karena tidak sungguh – sungguh melakukan kegiatan tersebut tentunya penanganan yang tidak cepat dapat menimbulkan dampak yang sangat meluas.

Perlu adanya langkah-langkah kongkrit dari semua stake holder yang terlibat baik pemerintah, TNI dan Polri, swasta dan masyarakat dalam mengantisipasi terjadinya Karhutla di wilayah hukum Provinsi Kalimantan Timur dengan melakukan upaya atau pencegahan secara preventif melalui penyuluhan-penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, M.M., memastikan jajarannya bakal menindak tegas pelaku pembakaran lahan dengan menjerat pidana sesuai Undang-Undang yang berlaku.

Kapolda menambahkan tiap perusahaan wajib membuat kesiapan dalam menghadapi karhutla. Seperti menyediakan sarana dan prasarana pemadaman. Juga buat kolam penampungan air. Kemudian posko terpadu dan pos pantau di wilayah rawan hingga tingkat kecamatan dan desa agar didirikan.

Ditempat terpisah Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana menambahkan Operasi digelar mulai 7 Agustus hingga 30 September 2018 dengan mengerahkan 1.500 personel berbagai unsur mulai TNI dan Polri, BPBD serta lainnya.

HUMAS POLDA KALTIM

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password