Kamtibmas Jelang Pemilu 2019 Menjadi Tanggung Jawab Bersama

POLDA KALTIM Polres Penajam Paser Utara – Kapolres PPU AKBP Sabil Umar S.I.K menegaskan bahwa semua pihak atu tiga pilar yakni Polres,TNI dan Pemerintah Kota harus terlibat dan besinergi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif jelang pemilihan umum.

Polri dan TNI dan Pemerintah punya beberapa strategi dalam mengamankan Pemilu 2019. Salah satunya adalah menjaga agar semua unsur yang terkait dalam pelaksanaan Pemilu bersinergi dan menjaga soliditas Polri dan TNI yang memiliki personel bersenjata hingga pelosok daerah. Polri dan TNI harus mampu mendinginkan situasi yang mungkin memanas saat pemilu.

Unsur-unsur yang perlu menjaga sinergi adalah Bawaslu, KPU, kontestan, partai pendukung, massa pendukung, pemda, media, dan tokoh masyarakat.

Kapolres PPU AKBP Sabil Umar  menyamnpaikan  “Pun unsur Polri dan TNI yang memiliki organisasi yang ekstensif sampai ke daerah-daerah sampai ke desa-desa dengan jumlah personel yang sangat besar, serta memiliki kekuatan alutsista persenjataan dan memiliki tugas untuk menjaga keamanan dan keutuhan NKRI,”  tegasnya.

Polri-TNI memiliki tanggung jawab besar dalam pemilu yang memang harus dilaksanakan untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi, meski dari sudut pandang keamanan kontestasi ini akan membelah masyarakat pada pilihan-pilihan sehingga dapat menjadi potensi konflik.

”Polri dan TNI adalah dua unsur yang tidak memiliki hak pilih dan menjadi tumpuan masyarakat untuk menjadi motor agar terciptanya demokrasi yang sehat dan kompetitif serta aman. Situasi yang mungkin akan memanas perlu kita dinginkan,” sambung Kapolres PPU.

Kapolres PPU meminta jajarannya untuk membantu dan mendorong KPU dan Bawaslu -sebagai penyelenggara pemilu dan pengawas- sehingga dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan lancar.

“Ini tentu tidak gampang untuk menyamakan persepsi. Kami juga perlu mendekati para kontestan baik pileg maupun pilpres, partai pendukung, serta massa pendukungnya agar melaksanakan kegiatan yang positif. Kampanye positif dan tidak melakukan hal-hal yang dapat memprovokasi pihak lain karena adanya perbedaan kepentingan,” lanjutnya.

Ditempat terpisah Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Ade Yaya Suryana Menerangkan “ kegiatan ini semata-mata untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, sehingga masyarakat merasa aman karena ada kehadiran polisi disekitar masyarakat”, tutup Kombes Pol. Ade Yaya Suryana.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password