Pelihara Kamtibmas Pasca Pemilu, Polda Kaltim Minta Media Tidak Provokatif

BALIKPAPAN – Upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca pesta demokrasi Rabu 17 April lalu masih berlangsung.

Salah satu upaya yang dilaksanakan Polda Kaltim dalam konteks tersebut yakni bersilaturahmi dengan awak media, baik media konvensional maupun media sosial.

Silaturahmi sendiri dilaksanakan olej Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Ade Yaya Suryana, S.Ik, MH pada Selasa (30/4/2019) pagi di Gedung Mahakam Mapolda Kaltim.

Di acara tersebut, Kombes Pol. Ade menyampaikan, adegan cukup melelahkan dan membutuhkan kerja keras dari semua pihak dalam mensukseskan Pemilu 2019 sudah dilalui.

Selama proses tersebut, media turut andil dalam mengawal jalannya pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.

“Kalau monitor di medsos, maraknya informasi tidak sesuai harapan. Hanya saja kami cuma bisa memantau. Meski ingin mengomentari, tentu kami harus menahan diri,” tuturnya.

Menurut Kabid Humas Polda Kaltim, pengamanan Pemilu 2019 yang dilaksanakan TNI-Polri serta elemen masyarakat terkait juga terbantu dengan media yang tidak memberitakan isu Pemilu yang dapat memantik opini publik.

“Untuk itu saya berterima kasih kepada seluruh insan pers dan rekan-rekan media sosial di Kaltim,” ujarnya.

“Perlu diingat bahwa proses pengamanan belum berakhir. Jadi saya minta agar rekan-rekan semua tidak menyebarkan berita provokatif di media masing-masing,” sambungnya.

Kombes Pol. Ade juga menyoroti peliputan bermuatan kejahatan kekerasan dalam siaran jurnalistik.

Dalam paparannya, ia mengingatkan pada insan pers agar tidak menampilkan gambaran eksplisit dan terperinci tentang cara membuat dan mengaktifkan bahan peledak.

“Termasuk tidak menyajikan rekaman proses interogasi kepolisian terhadap tersangka tindak kejahatan,” timpalnya.

Selanjutnya Kabid Humas Polda Kaltim mengimbau kepada awak media agar menghindari pemberitaan suatu peristiwa kejahatan, kecelakaan atau informasi lain terkait keamanan dengan tergesa-gesa atau tanpa konfirmasi dan data yang cukup.

“Mari sampaikan informasi atau berita yang membangun persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalistik,” tandasnya.

HUMAS POLDA KALTIM

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password