Enam Korban Speed Boat Tenggelam Ditemukan Meninggal di Karang Unarang dan Sei Taiwan

Poldakaltim.com, NUNUKAN,– Hingga Kamis (9/2/2017) sore ini, sudah ditemukan 6 korban meninggal akibat tenggelamnya speed boat dilaporkan terbalik dan tenggelam dalam perjalanan dari perairan Batu Payung, Sabah Malaysia ketika akan menyeberang ke wilayah Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (7/2/2017).

“Hari ini telah ditemukan 6 orang jenazah yang diduga korban speedboat tenggelam. Jadi yang sudah pasti ditemukan semuanya ada 8 orang penumpang terdiri dari  2 orang selamat ditemukan di Tawau (Rabu, kemarin), dan Kamis hari ini 2 orang meninggal ketemu di perairan Karang Unarang, dan 4 orang di sekitar perairan Sei Taiwan Sebatik,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana, setelah menerima informasi resmi dari Kapolres Nunukan AKBP Pasma Royce.

Secara rinci kronologis penemuan 6 jenazah korban speedboat itu yakni pada Kamis pagi sekitar pukul  07.00 Wita telah ditemukan di perairan Karang Unarang, Kabupaten Nunukan yaitu 1 korban meninggal laki-laki dewasa dan 1 orang perempuan dewasa. Jenazah kemudian dievakuasi ke jembatan Sei Jepun Kabupaten Nunukan tiba sekitar pukul 10.45 dan langsung langsung dibawa ke RSUD Nunukan dengan menggunakan mobil ambulan.

Selanjutnya, pada pukul 11.00 wita ditemukan 4 korban meninggal yang masih ada hubungan saudara terdiri dari 1 orang pria dewasa, 1 anak perempuan dan  2 anak laki-laki. Keempatnya ditemukan di perairan Sei Taiwan dan dievakuasi ke Jembatan Sei Jepun Nunukan. Tiba pukul 11.45 Wita langsung dibawa ke RSUD Nunukan untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.

Identitas 6 penumpang yang ditemukan meninggal yaitu:

  1. Nasir Salasa alias Aco, Polmas kelahiran, laki-laki kelahiran 30-09-1964, Islam, alamat Jl. Pangkalan H. Muchtar, Nunukan. Jenazah telah diambil keluarganya atas nama Rustam.
  1. Mrs. Y, perempuan, (belum teridentifikasi).
  1. Hadrah, 41 tahun, perempuan, Islam, alamat Tanjung Batu Laut Logpond Tawau-Malaysia, dan jenazah diambil keluarganya atas nama Andi Asdar.
  1. Muh Zaki, 6 tahun, laki-laki alamat Tanjung Batu Laut Logpond Tawau-Malaysia, yang mengambil jenazahnya atas nama Andi Asdar.

5.Muh. Fais, 5 tahun, laki-laki. alamat Tanjung Batu Laut Logpond Tawau-Malaysia, yang mengambil jenazahnya atas nama Andi Asdar.

  1. Muh Hasraf bayi, 9 bulan, laki-laki, alamat Tanjung Batu Laut Logpond Tawau-Malaysia, yang mengambil jenazahnya atas nama Andi Asdar.

Kronologis Kejadian Tenggelamnya Speed Boat

Pada hari Selasa tanggal 07 Februari 2017 sekitar pukul 17.30 wita speedboat dengan motoris bernama Juma berangkat dari Batu Payung Tawau Malaysia membawa penumpang sekitar 15 orang dengan tujuan Sebatik. Saat dalam perjalanan tiba-tiba speedboat tersebut pecah dan tenggelam.

Pada hari Rabu tanggal 08 Februari 2017 sekitar pukul 17.30 wita ada seorang warga Tawau (belum diketahui identitasnya) sedang memancing di kawasan Batu Payung melihat dua orang mengapung sedang berenang menggunakan jaket pelampung ke arah pantai dalam keadaan lemah, selanjutnya menyelamatkan dua orang tersebut dan di bawa ke rumah sakit di Tawau. Kedua orang ini diketahui suami istri bernama Budiman dan Hasmidah.

Dari keterangan dua orang tersebut diketahui bahwa mereka adalah korban speedboat yang karam pada hari Selasa tanggal 07 Februari 2017 sekitar pukul 18.00 wita bersama dengan 13 orang lainnya (seluruh penumpang sekitar 15 orang) yang berangkat dari Batu Payong tujuan Sebatik Indonesia.

“Informasi kronologis kejadian itu kami terima dari LO Polri di Tawau Malaysia, Kompol Na’afi Arman dan warga satu warga Sebatik bernama Ami,  keluarga dari orang yang diduga sebagai korban speedboat ini,” kata Kapolres Nunukan AKBP Pasma Royce dalam laporannya.

 

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password