Brimob Paser Siaga Kebakaran

Tana Paser – Kebakaran hutan merupakan salah satu penyebab terjadinya degradasi lahan yang dapat mempengaruhi kualitas tanah dan menurunkan kesuburan tanah. Bukan itu saja,kabut asap akibat kebakaran tersebut, selain dapat menyebabkan penyakit ISPA juga mengganggu pandangan dan membuat lalu lintas terganggu.

Dalam mengantisipasi hal ini Pemerintah Kabupaten Paser melaksanakan Rapat Koordinasi Siaga Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan yang dipimpin Kepala BPBD Kabupaten Paser Bapak Edward Effendi. Bertempat di Kantor Dinas BPBD Kabupaten Paser, rapat ini sendiri dihadiri perwakilan dari Kodim 0904 Tanah Grogot, Polres Paser, Dinas Sosial, dan Dinas Kehutanan Paser, serta Brimob Subden 3 Detasemen A Pelopor yang di wakili oleh Aiptu Suryanto. Kamis, (4/5/2017).

Masih banyaknya warga masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar merupakan salah satu topik yang di bahas dalam Rapat koordinasi ini. “Pembakaran lahan bukan hanya berdampak pada kelangsungan hidup ekosistem hutan, tetapi manusia juga ikut terancam, seperti gas CO2 yang ditimbulkan akibat pembakaran lahan dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan dan radang paru-paru.” Ujar Edward Effendi.

Adapun cara-cara untuk mencegah kebakaran hutan dengan cara rutin memantau keadaan dan tanda-tanda kebakaran hutan, selain itu dapat juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya hutan, serta melarang pembukaan lahan dengan cara membakar.

Di lain kesempatan, Kepala Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Heri Heryandi, SIK memerintahkan kepada seluruh anggota Satbrimob Polda Kaltim. “Apabila ada warga masyarakat yang tertangkap tangan membakar hutan, kebun atau lahan baik di sengaja ataupun tidak, segera amankan dan serahkan kepada kepolisian wilayah. Karena hal tersebut merupakan pelanggaran hukum sebagaimana tercantum di UU No. 39 Tahun 2014 tentang perkebunan dan KUHP Pasal 187 .” Ujar Kombes Pol Heri Heryandi, SIK

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password